Tags

Nov

08

Seorang teman di facebook pernah menulis status : “Saat belum punya anak, saya punya enam teori cara mendidik anak, tetapi setelah punya enam anak, saya tidak punya satu pun teori …” Saya tersenyum membaca status itu, ada betulnya juga. Ketika belum punya anak, beragam rencana dan harapan begitu banyak saya pikirkan , tetapi setelah punya anak, sejumlah teori dan rencana itu seperti tidak berjalan sesuai harapan.

Rifky Farhana Ramadhan, itulah nama yang Allah ilhamkan padaku untuk diberikan pada anak pertamaku dengan harapan dia menjadi anak yang lembut (Rifky) . Bukan lemah..  tetapi tidak keras hati dalam menghadapi kehidupan sehingga selalu dapat berfikir jernih . Yang menjadi kebahagiaan kami.  Aku, istri dan seluruh keluarga di bulan ramadhan (Farhana Ramadhan).

Yang terjadi kemudian adalah semuanya berjalan begitu saja, tidak terasa 14 bulan sudah sejak kelahirannya, dari bayi kecil yang tidak bisa apa-apa hingga sekarang dia bisa berjalan dan punya keinginan yang diekspresikannya dengan teriakan , tangisan,  ocehan dan perilaku menggemaskan lainnya.

Aku ingin dia menjadi anak yang ceria sehingga sering aku ajak bercanda

Aku ingin dia menjadi anak yang lincah sehingga sering aku ajak bermain

Aku ingin dia menjadi anak yang supel dengan mengajaknya bermain dengan teman-teman sebayanya

Aku ingin dia menjadi anak pemberani sehingga tidak aku takut-takuti dengan sesuatu

Aku ingin dia menjadi anak yang sholeh sehingga sering aku biarkan dia didekatku ketika sholat

Aku ingin telinganya terbiasa dengan Al-Quran dengan sering-sering membaca Al-Quran di dekatnya

Tetapi ….

Maafkan ayah Nak.. ayah masih seringkali terlalu malas dan dengan alasan cape enggan mengajakmu bercanda, bermain dan kadang menakutimu agar kamu sejenak berhenti dari keaktifanmu.. 

Maafkan ayah nak.. ayah jarang memperdengarkan ayat-ayat Al Quran di telingamu ..

Maafkan ayah nak.. ayah sholat jauh dari posisimu..

Ya Allah.. bimbinglah hamba-Mu yang dhoif ini agar bisa mendidik amanah-Mu dengan sebaik-baiknya agar kelak menjadi kebaikan untuku  di akherat yang mendoakan saat aku membutuhkannya … amiin

Mudah-mudahan belum terlambat..

waalladziina yaquuluuna rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrata a’yunin waij’alnaa lilmuttaqiina imaamaan
[25:74] Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS AL-Furqan, 25 :74)
Filled Under: Uncategorized